• E-mail Palsu Mengatasnamakan CBN   • Libur Memperingati Hari Natal   • Fasilitas Gratis Baru E-mail Spooling Filtering
  NEWS | TECH |TRAVEL |SHOPPING |ENTERTAINMENT |HEALTH |MAN |WOMAN| MAP |  
 
Hot Topic | Hobbies | LifeStyle | Eccentric | Female First | The Executive Corner | Drinks | Automotive Tips | Bar Jokes | Sex
 
   
Sex Adventures  
 




Senior

Bahayakah Suntikan Testosteron untuk Obat KUAT?
Sex Adventures Sat, 13 Nov 2004 11:21:00 WIB

Oleh Dr.Handrawan Nadesul, Dokter Umum

Seorang pria berusia 45 tahun mengeluh gairah seksnya menurun. Meski sempat mencoba suntik hormon testosteron, gairah pria itu tak juga menggebu-gebu. Dr. Handrawan Nadesul menjelaskan mengapa upaya itu tak berhasil dan apa bahaya di balik suntikan tersebut.

Gairah Tidak Bertambah

“Saya seorang manajer, 45 tahun, merasa drive seks saya sudah kendur. Terkadang saya merasa membutuhkan pasangan yang bisa lebih menggairahkan seks saya, tapi selalu saya urungkan takut kalau-kalau saya terjebak dalam perselingkuhan.

Menduga kalau hormon seks sudah menurun, saya mencari obat suntik testosteron, suplemen hormon seks yang bisa saya dapatkan di apotek (obat suntik ini saya dengar dari teman dekat saya).

Sampai bulan Maret lalu sudah 3 kali saya mendapat suntikan hormon testosteron, sekali suntik untuk 3 bulan. Namun, saya tidak merasa gairah seks bertambah. Perlu Dokter ketahui, saya masih mampu ereksi, dan dapat berhubungan seks normal.

Yang ingin saya tanyakan:
1. Apakah tepat saya mendapat suntikan hormon?
2. Kalau memang tepat harus disuntik, apa tidak berbahaya?
3. Kalau benar berbahaya, apa ada cara lain untuk mendongkrak gairah seks saya yang kendur ini? Adakah obat minum?
4. Saya juga pernah mencoba minum jamu khusus untuk lelaki, tapi juga tidak membantu. Pernah beberapa kali saya merasa lebih hot saja. Bolehkah juga jamu dilanjutkan meminumnya?”


(Mr. Pur. Kar., Jakarta)

Jawab:

Bukan Obat Kuat
Terus terang, saya merasa prihatin dengan pilihan berobat Anda yang seperti itu. Satu hal penting ingin saya katakan kepada Anda bahwa pilihan obat suntik hormon lelaki itu jelas salah alamat.

Bukan saja tidak tepat, melainkan Anda harus segera menghentikan suntikan itu mengingat beberapa efek samping yang bakal menimpa Anda.

1. Suntikan testosteron sesungguhnya hanya dialamatkan untuk pria yang rendah fungsi organ reproduksinya, sehingga buah zakarnya tidak memproduksi cukup hormon testosteron. Produksi testosteron juga rendah jika fungsi kelenjar hipofise di otak menurun. Betul testosteron memang hormon seks, namun bukan untuk mengatasi kasus Anda, keliru kalau menjadikannya sebagai obat kuat.

2. Pemakaian testosteron yang tepat alamat pun perlu sangat berhati-hati. Pria dengan penyakit prostat dan sedang kanker payudara tidak boleh menerima testosteron dalam bentuk suntikan maupun yang diminum.

Testosteron dilarang diberikan untuk wanita hamil, usia anak, bila sedang mengidap penyakit ginjal, jantung, atau hati. Pemberian testosteron suntikan maupun yang diminum seharusnya didahului dengan pemeriksaan prostat dan penyakit-penyakit yang menjadi indikasikontranya seperti disebut di atas.

Selain itu, perlu diperiksa terlebih dulu apa memang kadar testosteron dalam darah betul lebih rendah dari normal sebelum suntikan diberikan, itupun setelah dinilai aman untuk menerimanya.

Tak Perlu Testosteron

3. Dalam literatur, testosteron tidak disebut-sebut bisa dipakai sebagai obat kuat lelaki. Terlebih buat kasus Anda yang hanya kehilangan gairah seks. Buat pria, fungsi testosteron merangsang pembentukan spermatozoa oleh buah zakar, selain mengembangkan organ reproduksi pria.

Pada kaum Hawa, turunan testosteron digunakan untuk terapi kasus pascamenopause yang mengalami perdarahan, keluhan nyeri payudara, dan tumor payudara yang muncul pramenopause. Selain itu, testosteron juga ditambahkan dalam terapi jenis anemia tertentu, termasuk untuk tambahan terapi osteoporosis.

Lelaki yang ingin otot-otot badannya lekas gempal, sering memanfaatkan efek testosteron (anabolic steroid), selain digunakan juga sebagai pemacu pertumbuhan (metabolic steroid). Dulu, salah satu tonikum obat pemacu berat badan pada anak secara salah dicampurkan juga hormon jenis ini.

Pada lelaki dengan produksi testosteron yang normal, bukan testosteron yang diharapkan bisa mengungkit kegairahan seksnya. Kegairahan seksual lelaki dibangun oleh faktor yang kompleks.

Selain faktor fisik, bekerja juga faktor jiwa. Cuma bergairah hanya bila bersama istri muda dan tidak selama berada di samping istri tua, tanda tidak ada yang salah dengan organ seks suami.

Peran obat kuat sendiri sering absurd, sebab kerja bahan berkhasiat afrodisiak cenderung lebih bersifat autosugestif belaka. Sensasi seksual secara keliru diterjemahkan lelaki sebagai penambah kuat seks. Atau sensasi terhadap durasi seks yang dikesani lebih panjang setelah mengonsumsi sejenis afrodisiak yang dipersepsi juga sebagai kuat seks.

Obat golongan mariyuana, misalnya, memberikan sensasi seksual yang seperti itu. Namun, itu bukan berarti seks yang sudah optimal bisa didongkrak menjadi bertambah kuat, seperti halnya yang diberikan oleh serbuk lalat Spanyol (Spanish fly).

Jadi, Anda sendirilah yang seharusnya perlu melacak, di mana sebetulnya letak salahnya sehingga kegiarahan seks Anda terhadap istri sampai menurun. Untuk pria berusia belum kepala lima seperti Anda, kegairahan seks yang menurun lazimnya bukan pada faktor fisik penyebabnya, melainkan lebih pada faktor yang kurang beres di dalam jiwa.

Adakah ganjalan pada pikiran Anda terhadap istri? Suami tidak boleh menyimpan ganjalan jiwa kalau seks di kamar tidur istrinya diharapkan masih bisa mengamuk.

Banyak studi dilakukan pada hewan maupun manusia ihwal gairah, interes, dan aktivitas seksual. Beberapa riset menunjukkan bahwa ternyata level hormon seks dalam darah tidak berkaitan dengan aktivitas seksual manusia (Benkert, 1979), tidak pula berkaitan dengan interes, atau aktivitas seksual (Brown, 1978). Namun, sejumlah level absolut tertentu hormon memang dibutuhkan untuk hadirnya interes dan aktivitas seksual.

Di Dalam Otak

4. Setahu saya, banyak jamu yang memberi janji kuat seks seperti itu. Selama kandungan bahan berkhasiat dalam jamu berasal dari alam (yohimbin, ginseng, pasak bumi) dan bukan obat, boleh-boleh saja terus dikonsumsi. Namun, jangan lupa, sekarang tidak sedikit merek jamu (produksi rumahan) yang dicampur dengan obat dokter, termasuk menambahkan bubuk testosteron juga.

Jangan pula lupa bahwa efek jelek pemakaian testosteron juga dapat menimbulkan priapism, kondisi penis terus-menerus untuk beberapa waktu lamanya terstimulasi amat dahsyat sehingga kencang terus. Boleh jadi kondisi penis kencang terus begini yang dipersepsikan lelaki sebagai “obat kuat” itu. Di balik itu, efek buruk testosteron juga ditakuti bisa mengurangi produksi spermatozoa, selain volume sperma berkurang.

Saran saya, cobalah amati apakah jamu kuat lelaki yang Anda konsumsi itu betul cuma berisi bahan berkhasiat alamiah tanpa campuran obat dokter. Jika betul aman, silakan kalau mau melanjutkannya. Soal nanti apakah janji bikin Anda bisa mengamuk di kamar tidur tidak ditepati, sungguh jangan sekali-kali Anda menagihnya kepada saya.

Sekadar ingin mengingatkan, obat kuat paling dahsyat bagi setiap lelaki itu ada di dalam otaknya. Pernah dengar ada “G-Spot” di dalam otak lelaki? Titik itulah yang mestinya Anda mulai menggelitiknya, sebelum bikin istri Anda mengakui tak bakal bisa melupakan betapa luar biasa hebatnya Anda sebagai suami yang ternyata bukan cuma dahsyat di kamar tidur tetangga saja.

Sumber: Senior




Other articles

Peran vitamin, mineral atau zat gizi yang menunjang aktivitas seksual
Wed, 10 Nov 2004 14:15:00 WIB
Seksologi: Setelah 2 Bulan Menikah Ingin Variasi
Wed, 10 Nov 2004 10:29:00 WIB
Mak Erot vs Mak Irit
Sat, 06 Nov 2004 09:40:00 WIB

 

 
www.sixreps.com Maj Oto Stereo lensaindonesia.com Senior
 
 
1,5

Miliar orang pengakses Internet di dunia ini adalah berjenis kelamin laki-laki. Sedangkan 1,3 miliar lainnya adalah wanita.

(Komisi Broadband dan Gender Persatuan Bangsa-bangsa)

 
Automotive Tips
 
Sat, 12 Apr 2014 17:37:00 WIB
Tips Sederhana Merawat AC Mobil

 
Drinks
 
Wed, 26 Feb 2014 09:47:00 WIB
Agave Kiss

 
Bar Jokes
 
Harga Tablet Paling Murah
Sat, 01 Feb 2014 11:49:00 WIB

Ari yang baru dapat THR berniat membelikan anaknya Ipad, inilah perbincangan nya di toko: